LOMBA KARYA TULIS ILMIAH PG-PAUD DENGAN TEMA : UPAYA TRANSFORMASI AKSELERASI KEMAMPUAN LITERASI MAHASISWA PGPAUD 2022

Indonesia sedang memasuki era revolusi 4.0 dalam hal ini merujuk pada era dimana terjadi perpaduan teknologi yang mengakibatkan dimensifisik, biologis, dan digital sulit untuk dibedakan. Era Industri 4.0 ditandai dengan terjadinya digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) secara massif di berbagai sector kehidupan manusia, terutama di bidan gekonomi dan pendidikan.

Pendidikan tinggi memiliki peran yang paling strategis dalam menghadapi era revolusi 4.0. Artinya kesiapan Perguruan Tinggi di Indonesia dalam menghadapi tantangan baik internal maupun eksternal, baik dalam skala lokal (nasional) maupun global (internasional) harus diwujudkan sebagai upaya dalam menciptakan output (mahasiswa dan Lulusan) yang berkualitas. 

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Deputi Bidang Penguatan Riset dan Pengembangan) mengemukakan bahwa untuk menciptak anak ademik perguruan tinggi yang berkualitas dan SDM yang unggul, Perguruan Tinggi harus meningkatkan jumlah publikasi penelitian baik secara nasional maupun secara internasional. Demi meningkatkan ketersediaan jurnal di Indonesia salah satu usaha pemerintah kita adalah dengan memberikan penghargaan terhadap arti kelilmiah yang telah dibuat. Penghargaan publikasi ilmiah internasional ini ditujukan untuk artikel ilmiah yang bertema strategis  terkait dengan pengembangan khazanah ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya.

Sejumlah langkah  coba dilakukan oleh pemerintah untuk dapat mencapai tujuan, misalnya melalui Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan-RB) Nomor 17 Tahun 2013 tentang pentingnya publikasi ilmiah di jenjang nasional maupun internasional yang harus menjadi suatu kebutuhan yang tidak terpisahkan dari kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Lewat Permenpan-RB nomor 17 tersebut kebutuhan publikasi menjadi prioritas bagi dosen di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Sayangnya publikasi ilmiah kita di tingkat internasional ternyata sangat minim, sementara jika dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand kita masih tertinggal. Dampak terbesar yang ditimbulkan dari rendahnya publikasi ilmiah dari para peneliti Indonesia di tingkat internasional adalah rendahnya daya saing bangsa ini di dunia internasional, sehingga mempengaruhi secara tidak langsung laju pertumbuhan ekonomi Indonesia. Jadi semakin banyak publikasi bertaraf internasional kian banyak pula riset bermutu unggul dan sesuai kebutuhan industri.

Dari sepuluh kota yang dikaji, diperoleh kesimpulan bahwa untuk indeks kegemaran membaca sebagian besar kabupaten/kota yang disurvei sudah masuk kategori ‘cukup baik’, atau berada di atas poin 50%. Hanya di Kota Padang yang masuk kategori kurang baik karena baru mengantongi angka 48,92%. Adapun untuk variable indeks infrastruktur, dari  Sepuluh kota yang dikaji sudah dianggap memadai dengan skor rata-rata 85%.

Survei serupa juga dilakukan oleh Perpusnas di tahun 2015 namun dengan indikator yang berbeda dan hasil yang berbeda pula. Publikasi survei ini berjudul “Hasil Kajian Budaya Baca Masyarakat Indonesia”. Survei dilakukan di 11 Provinsi (28 Kabupaten/Kota) dengan mempertimbangkan representasi daerah untuk menggambarkan kondisi secara nasional. Dalam survei ini disimpulkan bahwa sebagian besar esponden (65%) mengisi waktu luang untuk melakukan aktivitas selain membaca, sementara aktivitas membaca hanya dilakukan oleh 35% responden lainnya. Aktivitas selain membaca yang dominan dilakukan ialah menonton TV (sebanyak 21% responden) dan aktivitas bermain gim atau media social melalui telepon pintar, tablet, dan komputer (sebanyak 21% responden). Responden yang disurvei secara umum melakukan kegiatan membaca rata-rata dalam seminggu hanya sebanyak 2 sampai 4 kali dengan waktu baca kurang dari 2 jam per hari (termasuk dalam kategori rendah). Rendahnya aktivitas membaca juga dapat dilihat dari rata-rata dalam seminggu hanya menyelesaikan bacaan 0 – 100 halaman.

Minat dan kemampuan membeli  buku juga rendah, terlihat dari rata-rata responden yang secara umum mengalokasikan dana untuk membeli buku dalam setahun sebesar Rp. 0 s/d Rp.100 ribu dan Rp.101 ribu s/d Rp.200 ribu, termasuk dalam kategori rendah. Koleksi buku juga terbilan gkecil, yaitu mayoritas responden hanya memiliki koleksi buku antara 0 s/d 20 buku.

 Kajian mengenai minat baca juga dilakukan oleh Tim Riset Komite Buku Nasional (2016) dengan judul “Laporan Survey Buku dan Minat Baca: Studi 7 Kota di Indonesia”. Studi ini dilakukan di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, dan Medan. Jakarta dan Surabaya memiliki jumlah responden terbanyak, yaitu 500 dan 300 orang, sedangkan lima kota lainnya berkisar 200 orang. Total jumlah responden ialah 1.855 orang yang dikelompokkan ke dalam lima kategori, yaitu mahasiswa, pegawai swasta, pegawai pemerintah, profesional, dan wiraswasta.

Tantangan pendidikan tinggi tersebut perlu disikapi oleh program studi PrograsmStudi PG PAUD FKIP Undana. Sebagai sebuah lembaga penghasil calon guru, program studi PG PAUD FKIP Undana memiliki peran yang strategis menyumbang calon guru yang mampu mengoptimalkan potensinya secara mandiri, kreatif, dan inovatif untuk melaksanakan pembelajaran yang berkualitas sehingga dapat mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

Berkaitan dengan hal tersebut, dalam sambutan Koordinator Program studi  PGPAUD Kristin Margiani, S.Psi., M.Ps imemandang perlu mengadakan sebuah lomba penulisan karya ilmiah sebagai upaya transformasi kemampuan mahasiswa dalam literasi menulis. Kegiatan lomba ini bertujuan memberikan bekal bagi mahasiswa terkait dengan penulisan artikel ilmiah, mengembangkan kemampuan literasi mahasiswa. Dengan hal tersebut maka terciptalah program studi yang berkualitas dan mampu bersaing secara global dan nasional.

Dosen penanggung jawab kegiatan lomba Engelbertus Nggalu Bali, M.Pd  menjelaskan, kegiatan tersebut sebagai upaya dalam mentransformasi peningkatan kemampuan literasi mahasiswa; Meningkatkan wawasan mahasiswa terkait dengan kemampuan menulis karya ilmiah; Meningkatnya jumlah publikasi karya ilmiah mahasiswa; Menumbuhkan semangat dan motivasi mahasiswa program studi PG PAUD dalam mempublikasikan hasil penelitian  pada jurnal ereputasi; mewujudkan budaya akademik program studi PG PAUD yang terbuka dan adaptif terhadap dinamika dan perkembangan isu pendidikan nasional dan global. Kegiatan ini diharapkan sebagai kegiatan rutin menggambarkan nuans aakademik dalam dunia perguruan tinggi.

Kegiatan Lomba Tersebut di Selenggarakan pada Hari : Rabu, 25 Mei 2022 pada pukul 09 :00 sampai selesai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *